Close Ads
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Advertisement


Bank Sampah Mauk Produksi Sofa dari Limbah Botol Mineral, Camat Arif: Kita Akan Fasilitasi

Kabupaten Tangerang  

Foto kolase: Pendiri Bangsa Kumis, Havidz Darmawan dengan Sofa hasil buatannya dari limbah botol air mineral. (dok. infotangerang.co.id)
Advertisement

KABUPATEN TANGERANG – Bank Sampah Keluarga Masyarakat Indonesia Sejahtera (Bangsa Kumis) yang berada di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, berhasil memproduksi sofa berbahan dasar limbah dari botol mineral plastik.

Pendiri Bangsa Kumis, Havidz Darmawan mengklaim sofa produksi Bangsa Kumis kuat menahan bobot hingga 150 kilogram. Menurutnya, sofa hasil kerajinan tangannya itu lebih tahan lama dibandingkan sofa berbahan dasar kayu.

“Plastik adalah salah satu benda yang sulit terurai dibandingkan dengan kayu,” tuturnya, pada Selasa (15/12/2020).

Baca juga:  Musrenbang Kecamatan Teluknaga 2023, Prioritaskan Pemantapan Infrastruktur, SDM dan Ekonomi

Pria yang akrab disapa Havidz itu juga mengatakan bahwa memproduksi sofa dari botol mineral plastik adalah bagian dari rencana kerjanya dan ada juga yang belum terealisasi. Selain itu, rencana kerja yang sudah terealisasi adalah menjual kardus langsung ke pabrik dengan bbekerja sama dengan bank sampah yang melakukan penjualan plastik dalam bentuk cacah.

“Rencana kerja kami yang belum terealisasi adalah melakukan pembelian mobil pick up dan memproduksi barang sendiri yang mejadi kebutuhan nelayan Desa Ketapang, salah satunya keranjang ikan,” kata Havidz Darmawan yang juga menjabat sebagai Direktur Bangsa Kumis.

Baca juga:  Oknum Ketua Kelompok Diduga Tahan Kartu ATM PKH Desa Sukamanah

Advertisement

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement