TANGERANG – Menanggapi hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Political Opinion (IPO) terkait tingginya elektabilitas Gubenur Banten, Wahidin Halim, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menegaskan bahwa masyarakat Banten suka dengan sosok pemimpin tegas dan berani.
Adib Miftahul mengatakan, wajar saja jika Wahidin Halim menjadi sosok tokoh yang selama ini dibutuhkan masyarakat Banten. Berdasarkan pengamatannya, perilaku Wahidin Halim sebagai orang nomor satu di Banten selalu mencuri perhatian masyarakat. Misalnya, tentang sikap Wahidin Halim yang dengan tegas mengambil sikap tidak populis saat menghadapi kepungan buruh yang menuntut untuk mengubah aturan upah minimun.
“Jika beberapa kepala daerah lain mencoba mengambil sikap populis terkait dengan harapan agar terdongkrak elektabilitasnya dihadapan buruh, justru saya melihat Wahidin dengan gayanya yang tegas malah berani mengambil keputusan yang tidak populis,” tutur Adib kepada wartawan, Sabtu (11/12/2021).
Menanggapi hal tersebut, Adib mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Wahidin. Menurutnya, bukan semata-mata membela Wahidin, Adib memiliki argumen apa yang dilakukan Gubenur Banten adalah hal yang tepat. Pasalnya, UMK yang ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur nomor 561/Kep.282Huk/2021 berdasarkan PP nomor 36 tahun 2021 yang memuat formulasi gaji UMK dan UMP. Dimana dalam pembuatan PP tersebut, pemerintah telah melakukan pembahasan antara perwakilan buruh di dewan pengupahan dengan pihak perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Aspindo).



