Kapolsek Panongan Pantau Perkembangan Bedah Rumah di Desa Serdang Kulon

  • Bagikan
Kapolsek Panongan AKP Gesit Febriyatmoko melakukan pemantauan pembangunan bedah rumah di Desa Serdang Kulon. (Dok. Polsek Panongan/infotangerang.co.id)

KABUPATEN TANGERANG – Kapolsek Panongan AKP Gesit Febriyatmoko bersama Aiptu Dedi Supriyadi Kasubsektor Citra Raya melakukan pemantauan perkembangan bedah rumah milik seorang ibu bernama Sariah di Kampung Cibango RT 013 RW 006 Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (23/11/2021) pagi hari.

AKP Gesit Febriyatmoko mengatakan, pemantauan perkembangan bedah rumah tersebut untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai apa yang diharapkan.

“Pemantauan guna memastikan perkembangan pembangunan bedah rumah yang dikerjakan secara gotong-royong oleh Polsek Panongan, Koramil 14 Panongan, Korem 052 Wijayakrama, Para Romo Gereja Katolik Santa Odilia Citra Raya, Ormas Ansor dan Banser Kecamatan Panongan, RT Setempat, serta Wanita Katolik RI (WKRI) cabang Paroki Santa Odilia Citra Raya,” tutur Gesit.

Sinergitas tiga pilar, tokoh agama dan masyarakat di kegiatan bedah rumah Ibu Sariah

Kegiatan kontrol pembangunan bedah rumah hampir dilakukan setiap hari. Gesit menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan dalam dua hari terakhir ini salah satunya membuat pondasi.

“Kita rutin lakukan kontrol. Dua hari terakhir ini yang dikerjakan yaitu menggali septic tank, membuat pondasi dapur, dan memasang herbel. Mudah-mudahan hari Kamis 25 November 2021 diharapkan sudah dapat menaikkan baja ringan untuk atap,” jelasnya.

“Saat ini progres pembangunan bedah rumah Ibu Sariah sudah mencapai 70 persen. Semoga dengan kerja keras serta kebersamaan TNI-Polri dan instansi terkait serta warga setempat dapat membantu mempercepat pekerjaan bedah rumah layak huni ini,” tambahnya.

Sementara itu, Romo Felix Supranto, Pastor Gereja Katolik Santa Odilia, sekaligus selaku penggagas kegiatan bedah rumah layak huni mengaku bangga atas sinergitas tiga pilar tersebut.

“Rasa bangga atas kebersamaan yang dibangun atas sinergitas tiga pilar bersama elemen masyarakat toga dan tomas (tokoh agama dan tokoh masyarakat) yang bahu membahu membangun rumah Ibu Sariah. Kami akan terus mengawal dan membantu pembangunan ini hingga selesai,” pungkasnya. (Arf/Red)

  • Bagikan