“Delapan orang yang reaktif akan dirawat. Empat orang termasuk balita dan ibunya di RSUD Tangerang, dan 4 anggota lainnya dirujuk ke Griya Anabatic,” ujarnya.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar telah menginstruksikan Camat Pakuhaji agar berkoordinasi dengan puskesmas dan RSUD Pakuhaji untuk melakukan tracing rapid test dengan orang yang pernah kontak dengan almarhum.
“Lakukan rapid test juga selain 19 aggota keluarga, kepada orang yang pernah kontak dengan almarhum,” ungkap Zaki.
Sebelumnya, Satu anggota keluarga meninggal dunia yang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19, pada Kamis (14/5/2020) dan dimakamkan di TPU Buni Ayu Kecamatan Sukamulya pada Jumat (15/5/2020) secara protokol covid-19. (Fan/red)



