INFOTANGERANG.CO.ID – Universitas Yarsi Pratama menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 dengan tema “Membangun Generasi Unggul, Kreatif, dan Berkarakter”. Tema ini dipilih untuk menekankan bahwa keunggulan mahasiswa tidak hanya diukur dari nilai akademis, tetapi juga dari sikap, konsistensi, dan kontribusi nyata.
Dalam wawancara eksklusif dengan wartawan infotangerang.co.id, Febriyandi Ardiansyah, Rektor Universitas Yarsi Pratama, Dr. Ida Faridah SKp., M.Kes yang akrab disapa Ida ini menjelaskan bahwa PKKMB tahun ini adalah yang kedua dan telah resmi menjadi universitas dari hasil penggabungan dua kampus.
“Ini PPKMB yang kedua sejak kampus ini resmi menjadi universitas melalui penggabungan dua kampus senior yang sudah lama berkiprah di Tangerang,” kata Ida.
Dr. Ida menambahkan bahwa SDM yang masih heterogen menjadi tantangan sekaligus kekayaan kampus. Acara ini didukung oleh sekitar 15 mitra perusahaan yang menjadi sponsor.
Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia PKKMB selaku Kepala Penerimaan Mahasiswa baru, Yulitha Widha Pratama, S.I.KOM menjelaskan tema ini bertujuan menciptakan calon mahasiswa yang unggul, kreatif, dan berkarakter.
“PKKMB 2025 mencakup berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa baru. Mahasiswa diberikan materi tentang Pancasila dan Bela Negara untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi. Selain itu, ada sesi yang berfokus pada pembentukan hard skill (akademik) dan soft skill (perilaku) agar mereka siap menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Social Society 5.0,” jelas Yulitha Widha Pratama yang juga akrab disapa Lita.
“Kegiatan lain seperti olahraga, bakti sosial, dan hiburan dari publik figur juga menjadi bagian dari acara untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan,” tambahnya.
Dirinya mengakui bahwa tantangan terbesar dalam persiapan acara adalah keterbatasan SDM, mengingat Yarsi Pratama baru berdiri selama dua tahun sebagai universitas. “Berkat kerja keras dan kekompakan tim panitia berhasil menyukseskan acara ini,” kata Lita.














