Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


DKI Larang Kembang Api Malam Tahun Baru, Fokus Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

Berita  

Suasana saat warga menyalakan kembang api pada malam pergantian tahun baru di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (1/1/2025).
Advertisement

INFOTANGERANG.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memastikan bahwa perayaan malam pergantian tahun 2026 di ibu kota tidak akan dimeriahkan oleh pesta kembang api. Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati terhadap musibah bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Pramono menegaskan bahwa Jakarta akan mengganti tradisi kembang api dengan teknologi yang lebih efisien namun tetap menarik.

Baca juga:  Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

Dalam pernyataannya di Jakarta Utara pada Jumat (19/12/2025), Pramono menyebutkan bahwa penggunaan kembang api dinilai tidak lagi mendesak untuk dilakukan tahun ini.

“Saya memutuskan kembang api menurut saya tidak perlu ada. Sebagai gantinya, atraksi drone saja sudah cukup,” ungkap Pramono.

Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara status Jakarta sebagai kota global yang tetap perlu merayakan pergantian tahun, dengan kebutuhan untuk tetap bersikap sederhana dan tidak menampakkan kemewahan yang berlebihan.

Baca juga:  Inilah 5 Alasan Kucing Peliharaan Suka Mengigit Kaki Pemiliknya, Apakah Sedang Agresif?

Fokus utama perayaan tahun baru kali ini adalah rasa solidaritas nasional. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menyediakan lokasi khusus bagi warga untuk melakukan doa bersama dan kontemplasi bagi para korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement