INFOTANGERANG.CO.ID – Museum Nasional Indonesia (MNI) menetapkan target kunjungan yang ambisius untuk tahun 2026. Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Esti Nurjadin, menyatakan bahwa museum yang terletak di Jakarta Pusat tersebut ditargetkan mampu menarik sebanyak 780 ribu pengunjung sepanjang tahun ini.
Target tersebut merupakan kelanjutan dari tren positif yang diraih pada tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada tahun 2025, MNI berhasil mencatatkan lebih dari 730 ribu kunjungan, melonjak drastis dari angka 212 ribu pengunjung pada tahun 2024.
“Target 780 ribu pengunjung ini kami barengi dengan fokus pada kualitas kunjungan. Kami akan memperkuat kurasi pameran, program edukasi, serta terus meningkatkan kenyamanan bagi setiap tamu yang datang,” ujar Indira di Jakarta, Jumat, 16 Januari 2026.
Dominasi Wisatawan Domestik
Berdasarkan data tahun 2025, mayoritas pengunjung MNI didominasi oleh wisatawan domestik, yakni mencapai 674 ribu orang, sementara sisanya merupakan wisatawan mancanegara dan tamu kenegaraan. Hal ini dipandang sebagai sinyal positif bahwa museum mulai menjadi pilihan utama masyarakat sebagai ruang belajar publik dan rekreasi berbasis pengetahuan.
“Pertumbuhan ini bukan sekadar lonjakan angka, melainkan indikasi meningkatnya minat publik terhadap museum sebagai ruang pengalaman budaya,” tambah Indira.
Peningkatan signifikan jumlah pengunjung ini dinilai tidak lepas dari upaya berkelanjutan pengelola dalam membenahi sarana dan prasarana. Perbaikan tata pameran serta peningkatan standar pelayanan menjadi faktor kunci yang menarik minat masyarakat.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga memberikan catatan positif terkait antusiasme masyarakat. Pada momen libur Tahun Baru lalu, kunjungan harian ke Museum Nasional mampu menembus angka 7 ribu hingga 8 ribu orang dalam satu hari.
Dengan komitmen revitalisasi yang dilakukan pemerintah secara bertahap, Museum Nasional Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga menjadi pusat gaya hidup edukatif bagi masyarakat modern.
(AD/Rdk)



