Sementara itu, Kepala Puskesmas Kutai dr. Eka Yulianti mengapresiasi kehadiran Abraham yang turut memperhatikan kebutuhan fasilitas kesehatan di lapangan. Ia menyampaikan bahwa puskesmas masih memerlukan tambahan alat medis dan tenaga kesehatan untuk menunjang pelayanan masyarakat.
Abraham pun merespons cepat aspirasi tersebut. Ia berkomitmen memperjuangkan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan melalui pembahasan di DPRD Provinsi Banten.
“Masukan dari tenaga kesehatan adalah data penting bagi kami. DPRD akan mendorong agar fasilitas dan anggaran kesehatan di Banten bisa merata dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan reses juga diisi dengan pembagian paket sembako bagi masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial. Abraham berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan secara berkelanjutan, dengan fokus pada program-program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Kami ingin reses tidak berhenti pada dialog, tapi juga memberi dampak nyata. Kesehatan, pendidikan, dan ekonomi rakyat adalah tiga hal yang akan terus kami perjuangkan,” pungkasnya.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Puskesmas Kutai, RS Annisa Tangerang, Kimia Farma, dan Abraham Garuda Laksono, dengan tujuan utama meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks sebagai langkah preventif menjaga kesehatan perempuan Indonesia.
Follow Berita infotangerang.co.id di Google News
(Ard/Rdk)



