Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Aktivis Formatur Sebut Persoalan Tanah di Pantura Tangerang Clear Tidak Ada Mafia

Kabupaten Tangerang  

Aktivis Pantura Kabupaten Tangerang, Dulamin Zhigo. (Foto: ist)
Advertisement

Zhigo menambahkan, berkeinginan insan pers semakin aktif mempublikasikan hal positif di wilayah pantura Kabupaten Tangerang. Keinginannya itu, guna kemajuan pertumbuhan ekonomi di pantura dan menjamin kondusifitas iklim investasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“Teman-teman wartawan yang saya hargai, mari memuat berita yang positif di pantura. Tak lain untuk memberi efek kemajuan pertumbuhan ekonomi dan menjamin iklim investasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo,” ucapnya.

Terpisah, Direktur Eksekutif Community Centre Tangerang Utara, Baihaqi menilai hiruk-pikuk narasi mafia tanah menjadi “hantu” di Pantura Kabupaten Tangerang, diduga pihak tertentu ingin mengkaitkan isu mafia tanah dengan kehadiran pengembang. Dirinya sangat menyesalkan dan menyayangkan hal tersebut. “Seperti mencoba merusak kemajuan wilayahnya dengan framing tentang isu mafia tanah,” kata Baihaqi.

Baca juga:  Forbes Usup Supardi: Pembangunan di Wilayah Pantura Harus Bersinergi

Baihaqi menuturkan, masyarakat pantura memiliki harapan tinggi dengan kehadiran para pengembang. Hal tersebut demi akses ketersedian prasarana fasilitas sosial, pendidikan dan lapangan pekerjaan yang semakin baik.

“Masyarakat pantura sangat menantikan kehadiran pengembang untuk membuka lapangan pekerjaan dan gaji yang layak. Selain aktivitas komersil, saya lihat pengembang menyediakan sarana ibadah, pendidikan yang berkaloborasi dengan penataan ruang yang nyaman,” dibeberkan Baihaqi.

Baca juga:  Penjelasan Lengkap Tujuan Puskesmas Salembaran Jaya Bina 35 Kader Posyandu

Baihaqi berharap, sejumlah pihak tidak membuat framing buruk tentang investor yang sudah berinvestasi dalam rangka antara lain membantu pemerintah daerah meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Dengan kultur budaya di sini, dibutuhkan kehadiran pengembang yang berani menjawab tantangan bahwa kehadirannya berdampak positif buat masyarakat dan pemerintah daerah, baik pengembang yang sudah berdiri dan masih berproses,” tandasnya. (Rud/Red)

Source: KJK

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement