Kapolres Victor memastikan bahwa setelah penyisiran menyeluruh di kedua sekolah, tim tidak menemukan adanya bahan peledak atau benda mencurigakan lainnya. Ancaman bom tersebut resmi dinyatakan nihil.
Meskipun ancaman itu palsu, Victor menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku yang mengirimkan pesan teror pemerasan tersebut.
“Kami melakukan langkah-langkah penyelidikan secara intensif untuk mengungkap pelaku yang mengirimkan pesan teror bom ini. Nanti kita akan sampaikan hasilnya,” tutup Victor, menandakan upaya hukum untuk menangkap pelaku masih terus berjalan.
(AD/Rdk)
Advertisement
Scroll to Continue With Content



