Namun Penyaluran Bansos tersebut, terang-terangan dicederai oleh oknum RT setempat dengan adanya pemotongan sebesar Rp100 ribu per KK.
Sementara itu Kepala Desa Telok, Bunyamin membenarkan peristiwa tercela tersebut. Dikatakan, jika aparat desanya itu memotong dengan mangaku untuk jatah membeli rokok.
“Ya betul ada pemotongan, RT saya ngakunya untuk sekedar beli rokok,” ungkap Kibun.
Kendati demikian, Bunyamin menuturkan sempat memanggil sebanyak 14 RT dan ia klaim jika masalah itu sudah selesai dengan cara mengembalikan lagi kepada warga yang berhak.
“Tapi masalahnya sudah selesai, uangnya dikembalikan lagi. Saya tadi panggil-panggilin 14 RT, di hadapan Kanit Polsek Kresek menyepakati untuk tempuh jalur musyawarah,” pungkasnya. (Map)



