Dalam isi surat pernyataan tersebut, kata Marsel, salah satunya menolak dengan tegas kenaikan harga BBM bersubsidi.
“Lalu kedua bunyinya yakni meminta kepada pemerintah pusat agar menjaga serta menstabilkan harga-harga bahan pokok pada khususnya,” jelasnya.
Aksi demo tersebut direspon pihak Pemkot Tangerang dari Asda 1 Rachmansyah, Kadishub Wahyudi Iskandar, Kasatpol PP Wawan Fauzi, dan Kaban Kesbangpol Irman Puja Hendra.
Massa aksi pun bernegosiasi dengan pejabat Pemkot Tangerang. Namun, negosiasi itu pun gagal karena jajaran Pemkot Tangerang yang mendatangi pendemo enggan menandatangani surat tersebut.
(Rud/Rdk)
Advertisement
Scroll to Continue With Content



