Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iklan


BMK E10 Disebut Merusak Mesin, Pakar ITB Beri Penjelasan Teknis

Berita  

Ethanol
Ilustrasi.
Advertisement

“Material selang, seal, pompa, injektor, serta kalibrasi ECU sudah kompatibel,” kata Yannes.

Keuntungan E10: Emisi Rendah dan Oktan Meningkat

Ronny Purwadi juga menyoroti keuntungan signifikan dari penggunaan etanol bagi lingkungan dan performa mesin. Etanol memiliki kadar sulfur yang sangat rendah, berbeda dengan bensin berbasis minyak bumi.

Baca juga:  BMKG Ingatkan Hujan Lebat, Petir, dan Rob Ancam Pesisir

“Pencampuran etanol dalam bensin justru dapat membantu menurunkan total emisi sulfur yang dilepaskan ke udara. Etanol juga menghasilkan emisi \text{CO}_2 yang rendah serta tidak meninggalkan residu karbon padat,” jelas Ronny.

Yannes Martinus Pasaribu menambahkan, secara teknis E10 memberikan manfaat peningkatan angka oktan dan membuat mesin menjadi lebih tahan terhadap knocking (ngelitik).

Baca juga:  Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Menjemput Pembebasan Api Neraka Lewat Jejak Sang Nabi

Ronny juga mencontohkan bahwa penggunaan bahan bakar etanol sudah umum di berbagai negara, seperti Brasil yang 80 persen kendaraannya menggunakan flexy-fuel vehicle, serta di Swedia, Amerika Serikat, Eropa, India, dan Thailand yang telah menargetkan penggunaan E10.

(AD/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement