Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Bus Khusus Disabilitas Permudah Jemaah Haji Lansia ke Masjidil Haram

Kehadiran fasilitas ini dinilai mampu mengurangi risiko cedera maupun rasa tidak nyaman yang biasanya dialami jemaah lansia saat menggunakan bus konvensional dengan tangga tinggi. Pengoperasian armada tersebut dilakukan dengan sistem permintaan atau by request, bukan melalui jadwal putaran seperti bus reguler.

Seputar Haji  

Editor: Ardiansyah

Foto: Kasi Transportasi PPIH Daker Makkah, Syarif Rahman.
Advertisement

Pengoperasian armada tersebut dilakukan dengan sistem permintaan atau by request, bukan melalui jadwal putaran seperti bus reguler.

Bus akan diberangkatkan setelah petugas halte atau sektor mengajukan permintaan sesuai kebutuhan di lapangan, terutama saat banyak jemaah lansia menjalani umrah wajib.

“Memang berdasarkan request banyak, dan terutama digunakan untuk umrah wajib bagi lansia dan disabilitas,” tambah Syarif menjelaskan efisiensi pola operasional armada tersebut.

Baca juga:  Hampir 6.000 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

Menurutnya, pola ini lebih efektif karena kapasitas bus terbatas dan dapat mengurangi pergerakan kendaraan kosong di jalur padat sekitar Makkah.

Petugas juga secara aktif memantau keberadaan jemaah pengguna kursi roda di area hotel sebelum memanggil armada khusus tersebut.

Baca juga:  Petugas Haji Rutin Visitasi Monitoring Jemaah Lansia dan Disabilitas, Bahkan Sempatkan Antar Ziarah ke Raudhah

Layanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan pelayanan haji yang inklusif dan manusiawi.

Dengan dukungan transportasi yang lebih ramah, keterbatasan fisik tidak lagi menjadi hambatan bagi jemaah lansia dan disabilitas untuk beribadah di Masjidil Haram.

(Ard/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement