Ahdiyat menjelaskan, dana desa yang dialihkan untuk penanganan covid-19 sebesar Rp 550 juta. Dirincikan, Rp 50 juta untuk pengadaan alat disinfektan, obatnya, biaya operasional dan lainya sesuai kebijakan desa, sementara Rp 500 juta untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).
“Kalau hasil pembagian dari Rp 500 juta dibagi 600 ribu untuk 3 bulan, kenanya 277 kepala keluarga yang menerima BLT,” jelas Ahdiyat.
Menurutnya, setiap warga yang mendapatkan bantuan telah diverifikasi dalam musyawarah desa.
“Hal tersebut untuk membahas siapa yang berhak menerima bantuan sesuai kriteria yang telah ditentukan,” ujarnya. (Map/red)
Advertisement
Scroll to Continue With Content



