Dia menegaskan, para buruh sepakat, peringatan May Day lebih baik diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dibandingkan aksi turun ke jalan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama, bukan arahan sepihak.
“Ini bukti bahwa buruh di Kabupaten Tangerang sudah semakin dewasa dan sadar akan pentingnya menjaga ketertiban. Kegiatan ini tidak hanya untuk buruh, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Adapun cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Buruh ini meliputi sepakbola, bola voli, bulu tangkis, dan catur. Kegiatan tersebut diikuti 36 tim dari berbagai serikat buruh, termasuk tim Polresta Tangerang FC pada cabor sepakbola.
Tim Polresta Tangerang FC menunjukkan performa impresif dengan memastikan diri sebagai juara Grup B setelah mencatat dua kemenangan beruntun, yakni menang 1-0 atas tim buruh serta 3-0 saat menghadapi tim Apindo/Disnaker. Namun di partai final, Polresta FC harus puas jadi runner up setelah ditumbangkan Tim Buruh A dari KMK dengan skor 2-0.
(AD/Rdk)



