Suherman mengimbau kepada masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Untuk yang belum divaksin agar segera mengikuti vaksinasi yang digelar hari ini.
“Kepada masyarakat warga Desa Ranca Iyuh Kecamatan Panongan khususnya agar mematuhi prokes. Pakai maskernya saat keluar rumah ataupun beraktivitas. Segera vaksin hari ini bagi yang belum. Mari berdoa bersama-sama agar Indonesia terbebas dari pandemi virus corona,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan warga Desa Ranca Iyuh. Mariati (40) mengucapkan terima kasih dengan adanya kegiatan vaksinasi jemput bola dari Polsek Panongan.
“Terima kasih kepada bapak polisi dan kepala desa Pak Suherman. Ini vaksin pertama, tadinya mah gak mau sebap takut juga dan ribet antri kalau di gerai gitu suka rame, kaya gini mah enak disamperin kita. Klu udah disamperin mah mau aja divaksin juga,” ujarnya.
Sebagai informasi, catatan infotangerang.co.id, kasus pertama virus corona (Covid-19) di Indonesia dilaporkan 2 Maret 2020. Di Istana Kepresidenan Jakarta. Ketika itu, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengumumkan dua kasus pertama virus corona di Indonesia.
Guna menanggulangi penyebaran Covid-19, berbagai langkah terus dilakukan pemerintah Indonesia. Diantaranya, mengeluarkan instruksi melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), serta menggelar vaksinasi massal. Presiden Jokowi pada 13 Januari 2021 kala itu menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19 berjenis Sinovac. Jokowi juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. (Jhn/Red)



