Selain itu, Ihsan menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia akan menempati hotel dengan fasilitas lengkap dan nyaman selama berada di Makkah. Hotel-hotel tersebut dijadwalkan mulai dapat ditempati pada 30 April 2026, seiring dimulainya rangkaian ibadah haji 1447 H/2026 M.
Ia memastikan seluruh akomodasi yang digunakan telah memenuhi standar internasional. Pemerintah, kata dia, berupaya memberikan kenyamanan maksimal agar jemaah dapat fokus beribadah tanpa terganggu persoalan teknis.
“Secara umum hotel di Makkah sudah siap untuk ditempati jemaah haji Indonesia,” kata Ihsan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berbagai fasilitas penunjang telah disiapkan, mulai dari kamar berstandar hotel berbintang, layanan kebersihan yang terjaga, hingga kemudahan akses transportasi menuju Masjidil Haram.
Dalam satu kamar, nantinya akan ditempati oleh tiga hingga empat orang jemaah, guna memastikan kenyamanan sekaligus efisiensi selama masa pemondokan.
(Ard/Rdk)



