“Kita tidak ingin ada kecolongan semacam jaringan dan organisasi terlarang dan sebagainya, sejauh ini aman. Maka kita pupuk terus acara seperti ini agar ada kesinambungan dengan keadaan suasana kebatinan,” tambah Chaerul.
Chaerul berpesan apabila ada pemahaman dan ajaran yang menyimpang, membuat kegaduhan dan polemik untuk segera menginformasikan kepada aparat untuk ditindaklanjuti.
“Jika ada masyarakat yang menemukan paham menyimpang harus lapor kepada TNI dan Polri dan Kejari sebagai leading sektornya prihal Pakem. Mudah-mudahan sinergitas yang kita bangun tidak ada masalah di wilayah. Tangsel tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
(Gln/Rdk)
Advertisement
Scroll to Continue With Content



