Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Kisah Nenek Tua Meninggal di Atas Becak, Ini Kata Direktur RSUD Kota Tangerang

Kota Tangerang  

Ditolak RS Nenek Di Tangerang Tewas Diatas Becak Dengan Kondisi Berbusa
Advertisement

“Kami sangat meminta tolong kepada karyawannya untuk kasih pertolongan kepada ibu itu. Lalu karyawannya nyamperin dokter itu di mobil. Tapi dokter itu menolak dengan alasan sudah tutup dan ada urusan,” Terangnya.

Tak pikir panjang warga dan keluarganya langsung bergegas menuju RSUD kota Tangerang agar sang nenek segera mendapatkan pertolongan, karena lokasinya yang dekat.

Sementara itu sang Nenek dibawa dengan Becak menuju RSUD karena Ambulance Gratis posisi nya terlalu Jauh

Baca juga:  Ekspedisi Reformasi Birokrasi, Al-Muktabar Puji Penerapan Digitalisasi Pemkot Tangerang

“Kami sudah menelepon ambulans gratis tapi posisi sedang jauh. Sedangkan pasien harus segera ditolong. Tapi sampai sana ternyata RSUD hanya khusus menangani pasien corona, tidak bisa menerima yang lain,” jelasnya.

Sesampainya di RSUD Ternyata sang nenek mendapatkan penolakan karena RSUD kota Tangerang sejak senin kemarin sudah tidak melayani pasien Umum dan hanya untuk pasien Covid-19.

“Hingga akhirnya ibu itu meninggal di becak. Kami sudah meminta kebijaksanaan pihak RSUD kota untuk meminjam unit ambulans untuk antar jenazah ke rumah. Tapi tidak boleh karena khusus pasien covid dan menelepon ambulans gratis posisi sedang antar jenazah juga,” ujarnya.

Baca juga:  Abdul Majid Dilantik Jadi Ketua PWI Kota Tangerang 2021-2024

Dengan Kondisi mulut berbusa Akhirnya sang nenek menghebuskan nafas terakhirnya di Becak yang tengah Membawanya.

Sementara pihak keluarga mengaku sangat kecewa terhadap pelayanan kesehatan Seperti ini.

“Saya perwakilan dari keluarga almarhumah memvideokan ini atas permintaan keluarga yang dtinggalkan. Mereka kecewa sampai ibu mereka tidak dapat ditolong,” tutupnya. (Red)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement