Lebih parah lagi kata dia, sejak dinyatakan KLB, pihak pengelola Mall CBD Ciledug.tidak membuat surat himbauan sama sekali ke para pedagang atau counter di Mall CBD Ciledug. Mereka mencoba diam-diam bahwa uang sewa bulan Maret agar tetap berjalan. ”Kami diamkan malah pengelola menjadi-jadi. wajar kami kalau datangi bareng-bareng ke pengelola,” terangnya.
Untuk uang sewa bulanan counter yang dipungut pengelola bervariasi mulai dari Rp 10 Juta perbulan hingga Rp25 Juta Perbulan. Belum lagi bayar service charge yang ditarik di luar uang sewa harganya cukup mencekik. ”Anda bisa lihat sendiri semua counter tutup. Dari pada kami tidak bisa bayar lebih baik kami datangi pengelola,” paparnya.
Usai aksi demo.pengelola Mall CBD Ciledug menjanjikan satu hingga dua hari ini akan ada keputusan buat pedagang. “Kami belum tahu hasil keputusanya gimana. Tetapi kalau pengelola tidak memberi kebijakan.kami akan terus demo di depan kantorya,” katanya.
Terpisah, Saat ditemui penanggung jawab Mall CBD Ciledug Abdul Rozak saat ditemui dirinya tidak bisa memberikan komentar sedikit pun. ”Mohon maaf kami tidak mau berkomentar,” Pungkasnya. (**/Fan)



