Perjalanan laut yang hanya memakan waktu 15-20 menit dengan biaya Rp25.000 sekali jalan, memungkinkan wisatawan untuk merasakan pengalaman ganda: bersantai di pantai daratan Tangerang, lalu melanjutkan petualangan ke gugusan pulau di seberang.
Meski menawarkan pesona yang kuat, Aisyah berharap pengelola dapat meningkatkan beberapa aspek, terutama terkait kebersihan dan fasilitas. “Paling dari sampah kali ya. Kebersihannya,” ujar Aisyah. Ia juga berharap adanya standar harga tiket yang jelas dan penambahan fasilitas umum seperti bangku, tenda, atau bahkan mengembalikan taman yang dulu pernah ada. “Dulu ada tamannya, sekarang enggak tahu ke mana,” imbuhnya.
Terlepas dari segala kekurangan yang ada, Pantai Tanjung Pasir tetap menjadi destinasi favorit banyak orang. Ia menawarkan pelarian yang mudah dijangkau dan terjangkau, tempat di mana kebahagiaan sederhana bisa ditemukan di antara hembusan angin laut dan tawa riang anak-anak.
(AD/Rdk)



