“Saya sudah perintahkan semua jajaran untuk menindak tegas para penjual miras, obat-obatan terlarang. Kalau ada anggota yang membekingi, saya akan tindak tegas, karena ini sudah merusak mental anak bangsa,” tegasnya.
Ia juga mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar terhindar dari pengaruh negatif.
Waspada Hoaks dan Provokasi di Media Sosial
Mengingat era digital yang penuh tantangan, Kapolres Jauhari turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial. “Jangan mau dipecah belah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Mari kita perkuat persatuan untuk menjaga bangsa ini,” pesannya.
Sebagai penutup, Kapolres berpesan agar warga tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan keamanan. Ia meminta masyarakat untuk segera menghubungi call center 110 yang bebas pulsa apabila mengetahui atau melihat suatu tindak pidana.
Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, penyerahan cinderamata berupa kentongan, senter, dan sembako, serta ditutup dengan doa bersama. Suasana kekeluargaan yang terjalin memperlihatkan sinergi positif antara polisi dan masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan tenteram.
(AD/Rdk)



