“Waktu berbuka puasa adalah waktu yang sangat baik untuk mempererat hubungan tali silaturahmi dan berbagi antar sesama terutama anak-anak yatim yang ada di sekitar kita,” tuturnya.
“Ilmu agama yang diajarkan di Ponpes Darul Ilmi ini sangat kental, kalau ilmunya belum bisa digunakan untuk orang lain paling tidak kita gunakan untuk diri kita sendiri,” ucap Ubay.
Amil Aman dalam tausiyahnya mengatakan, barang siapa yang ingin senang baik di dunia maupun di akhirat maka diri kita harus disertai dengan ilmu. Menurut Amil Aman, kunci belajar ada tiga, diantaranya tekun, sabar, dan ikhlas.
“jika kita sudah punya modal tekun, sabar dan ikhlas maka Insya Allah kita akan mendapatkan dunia dan akhirat,” ujar Amil Aman.
Acara buka puasa bersama ini turut dihadiri anak-anak yatim dari Ponpes Darul Ilmi Desa Cengklong, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan warga sekitar Desa Cengklong.
(Jar/Fan)



