Dari informasi yang dihimpun, pihak BSD telah memberikan kompensasi untuk biaya penggalian makam sebesar Rp 900 ribu, akan tetapi uang kompensasi tersebut hanya diterima Rp 600 ribu.
“Organisasi kematian yang berhubungan langsung dengan BSD, kalau kami hanya fasilitas saja. Jadi mereka yang mengatur semua. Diurus pemakamannya dari mulai tahlil, dibungkus lagi rapih, dan dipindahkan. Itu untuk penggali kubur, untuk biaya penggali dari mulai tahlil sampai dipindahkan semuanya sampai rapih lagi enam ratus ribu dari pihak BSD. Yang saya tau enam ratus untuk penggali,” jelas Absor.
Hingga saat ini infotangerang.co.id masih berupaya untuk meminta informasi lebih lanjut dari pihak BSD terkait pemindahan ratusan makam yang berada di Kampung Malagas Sasak tersebut. (Fan/Red)



