“Ini sebagai bagian dari komitmen. Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Kami telah men-standarkan prosedur pelepasan di embarkasi tanpa seremonial yang panjang. Tujuannya jelas, agar jamaah tidak terlalu lelah dan memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum penerbangan panjang,” tuturnya.
Apalagi, cuaca Madinah mencapai 34 derajat Celcius dengan kelembapan rendah mencapai 25 persen. Karena itu, jamaah diimbau untuk melakukan langkah-langkah preventif, seperti menjaga asupan air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi.
Kemudian, selalu menggunakan pelindung kepala saat berada di luar ruangan sertaa mengenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Tak ketinggalan, memprioritaskan ibadah wajib dan memanfaatkan fasilitas hotel untuk istirahat.
Dia haji juga menyaampaikan kepada jamaah agar tidak sungkan meminta bantuan kepada petugas di lapangan.
“Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari kita jaga kebersamaan dan saling bantu agar ibadah ini berjalan lancar dan mabrur,” tegas Ichsan Marsha.
(Ard/Rdk)



