Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Seba Baduy 2025: Banten Genius Merawat Budaya Menjaga Tradisi

Banten Genius hadir bukan hanya dengan simbolik, tapi dengan tindakan konkret yaitu dengan menyediakan air mineral sebanyak 10 krat dan minuman kemasan bagi para warga Baduy yang menempuh perjalanan panjang dalam ritual Seba. Sebuah bentuk empati yang tak banyak disuarakan namun sangat terasa maknanya.

Banten  

Editor: Ardiansyah

Gubernur Banten Andra Sony (tengah) di kegiatan Seba Baduy salah satu ritual budaya paling sakral dan bermakna di Provinsi Banten.
Advertisement

Sementara itu, Sekjend Banten Genius Ahmad Yani dalam momen Seba Baduy 2025 kali ini mengingatkan bahwa, dalam menjaga tradisi tidak cukup dilakukan hanya lewat spanduk, seminar, atau festival tahunan namun butuh keberpihakan nyata, terutama saat pelakunya sendiri menjalankan ritualnya dalam kesunyian.

“Kita tidak bisa terus-menerus memanen citra dari budaya tradisional tanpa pernah hadir dalam proses keseharian mereka,” ujar dia.

Baca juga:  Besok! 10 Ribu Buruh Akan Geruduk Pemprov Banten

Ditambahkan Ahmad Yani, Seba Baduy bukan sekadar kirab adat namun merupakan napas panjang kebudayaan Nusantara yang menolak punah oleh modernitas.

“Ketika tradisi ini berjalan tanpa banyak yang menyertai, sesungguhnya kita sedang diuji. Benarkah budaya masih menjadi roh dalam kehidupan berbangsa. Atau sudah tergantikan oleh simbolisme yang hampa,” tandasnya.

Baca juga:  Polsek Cilegon Bentuk Satgas 'Kampung Siaga Covid-19'

“Banten Genius memilih untuk hadir tanpa pretensi, memberi tanpa pamrih, dan memahami bahwa tradisi tidak hanya untuk dipamerkan, tetapi untuk dihormati dan dijaga bersama,” pungkasnya.

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Ard/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement