Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Strategi Baru Pulau Seribu: Tinggalkan Turis Subsidi, Kejar Kualitas

Berita, Travel  

Wisatawan memberikan pakan hiu pari di Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Advertisement

Data menunjukkan disparitas yang mencolok; dari 400 ribu wisatawan per tahun, hanya sekitar 20 ribu orang yang mengunjungi pulau resort, sementara sisanya memadati pulau berpenduduk yang perputaran uangnya relatif kecil.

Sonti melihat potensi besar di Kepulauan Seribu, mulai dari keindahan pantai, sejarah, hingga alam bawah laut. Terlebih, DKI Jakarta kini berfokus pada kegiatan Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) sebagai mesin penggerak ekonomi.

Baca juga:  Keindahan Tanjung Lesung yang Mempesona Jadi Daya Tarik Wisatawan Lokal dan Mancanegara

“Mereka (peserta MICE) ini butuh leisure (santai) dan itu hanya ada di Kepulauan Seribu. Dan tentu wisatawan yang berkualitas yang datang ke sini,” ujarnya.

Pergeseran fokus ini diharapkan juga meningkatkan kualitas produk yang dijual oleh pelaku usaha lokal. Saat ini, banyak pedagang hanya menjual produk saset atau makanan ringan karena perputaran uang yang kecil.

Baca juga:  Sinergi KNPI-PIK 2 Gelar Seminar Kesehatan Diabetes, Jangkau Warga Disabilitas

“Kalau yang datang dan meninggalkan uang banyak tentu yang dijual pedagang lebih berkualitas. Kami berharap ini menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kualitas pariwisata di daerah kepulauan,” tutup Sonti.

(AD/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement