INFOTANGERANG.CO.ID –  Seorang perempuan berinisial N (38), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Kampung Tanjung, RT 04/RW 01, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Penemuan tersebut bermula setelah korban diketahui tidak masuk kerja selama tiga hari.

Merasa curiga dengan ketidakhadiran korban, seorang saksi mendatangi kontrakan untuk memastikan kondisinya. Namun, setelah pintu diketuk beberapa kali, tidak ada jawaban dari dalam. Saksi juga mendapati pintu kontrakan dalam keadaan terkunci. Kecurigaan semakin kuat ketika saksi mencium aroma tidak sedap dan melihat banyak lalat di sekitar kontrakan.

Setelah menanyakan keberadaan korban kepada tetangga sekitar, saksi mencoba mengintip ke dalam melalui ventilasi udara. Saat itulah korban terlihat sudah dalam keadaan meninggal dunia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pasar Kemis.

Menindaklanjuti laporan, petugas piket fungsi yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Ahmad Dasuki, S.E., M.M., bersama Ipda Mulyo Buntoro selaku Kapospol/Pawas dan anggota Unit Reskrim segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan pemeriksaan awal dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Tangerang serta pihak RSUD Balaraja untuk penanganan lebih lanjut.

Hasil pengecekan awal menunjukkan korban ditemukan dalam posisi telungkup di samping tempat tidur. Kondisi jenazah telah mengalami proses pembusukan. Meski demikian, petugas belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban dalam pemeriksaan awal di lokasi.

Sejumlah barang milik korban, termasuk sepeda motor dan telepon genggam, juga masih berada di dalam kontrakan. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Balaraja guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki, menjelaskan bahwa petugas telah melakukan pengecekan di lokasi serta berkoordinasi dengan unit identifikasi dan pihak rumah sakit. Menurutnya, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ahmad Dasuki juga membantah isu yang sempat beredar bahwa korban meninggal dalam kondisi hamil. “Itu tidak benar, memang informasi yang didapat sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan pernah mengeluh sakit di area perut setelah melahirkan anak yang ketiga. Dan posisi ditemukan juga sudah membengkak karena sudah tiga hari,” terangnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Warga diharapkan tidak mengabaikan apabila ada tetangga atau penghuni kontrakan yang sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas maupun sulit dihubungi. Apabila menemukan kondisi mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada pengurus lingkungan atau pihak kepolisian, serta tidak mengambil tindakan sendiri atau menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi.

 

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *