Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Tinjau Layanan Fast Track di Soetta, Kemenhaj Apresiasi Komitmen Arab Saudi Permudah Jemaah Haji Indonesia

Layanan fast track memungkinkan seluruh proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi diselesaikan di Indonesia. Dengan demikian, setibanya di Bandara Jeddah atau Madinah, jemaah tidak perlu lagi mengantre panjang dan dapat langsung menuju transportasi menuju akomodasi.

Headline, Seputar Haji  

Editor: Ardiansyah

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf bersama jajaran meninjau langsung pelaksanaan layanan fast track di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 25 April 2026.
Advertisement

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menegaskan bahwa program fast track merupakan arahan langsung dari Raja Arab Saudi sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi para tamu Allah.

“Program fast track ini adalah instruksi langsung dari Raja Arab Saudi agar seluruh layanan kepada tamu Allah dapat dipermudah, terlebih Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbesar,” ungkapnya.

Untuk tahun ini, layanan fast track dioperasikan di empat bandara embarkasi di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang, Banten), Bandara Adisoemarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Baca juga:  Kemenhaj Sediakan Air Minum 1 Liter per Hari untuk Setiap Jemaah Haji

Di Bandara Soekarno-Hatta, layanan ini melayani 13.751 jemaah dan petugas asal embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG), 12.295 jemaah dan petugas asal Jakarta Bekasi (JKS), serta 9.218 jemaah dan petugas asal Banten (JKB). Sementara itu, di Bandara Adisoemarmo Solo melayani 29.133 jemaah dan petugas, di Bandara Juanda Surabaya sebanyak 44.080 jemaah dan petugas, serta di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 16.757 jemaah dan petugas.

Baca juga:  Dittipidum Bareskrim Polri Gelar Verifikasi Lapangan di Bencongan Kelapa Dua, Harapan Baru PT Satu Stop Sukses: Kami yakin kebenaran akan terungkap

Secara total, sebanyak 125.234 jemaah haji Indonesia akan menikmati layanan fast track tahun ini, termasuk penambahan layanan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Kemenhaj menegaskan bahwa perluasan layanan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, khususnya dalam memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi seluruh jemaah sejak dari tanah air hingga tiba di Tanah Suci.

(Ard/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement