Berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Jepang yang telah direvisi, Toyota membayangkan Land Hopper memenuhi syarat sebagai sepeda motor kecil, sehingga berpotensi dapat dikendarai tanpa SIM konvensional oleh pengendara berusia 16 tahun ke atas.

Perusahaan yakin konsep ini dapat membantu memperluas mobilitas bagi pengguna yang lebih tua atau orang yang melepaskan SIM penuh. Toyota belum mengumumkan jadwal produksi massal untuk kendaraan konsep ini.

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *