Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Waspada Disinformasi! Pakar Sebut Aksi Unjuk Rasa Ditunggangi untuk Provokasi

Berita  

Disinformasi media
Pakar Komunikasi dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) Dr. Azwar, SS., M.Si.
Advertisement

“Saya berkali-kali menyampaikan bahwa masyarakat kita belum siap menerima kemajuan informasi yang cepat ini. Tapi mau tidak mau kita harus hadapi,” ujarnya.

Perlunya Tanggung Jawab Platform dan Pemerintah

Azwar menekankan bahwa meskipun gerakan sosial yang memanfaatkan media dan media sosial untuk menyuarakan kepentingan masyarakat harus dihargai, cara yang digunakan haruslah benar, tanpa menyebarkan fitnah.

Baca juga:  Wapres Gibran Tanam Mangrove di Ketapang Mauk, Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Pesisir

Ia mendesak pengelola platform media sosial untuk lebih bertanggung jawab dalam menyaring informasi yang salah secara sistematis. “Secara kelembagaan sudah saatnya Kementerian Komunikasi dan Digital sekarang memberikan perhatian serius terhadap gangguan informasi ini, termasuk disinformasi,” tambahnya.

Sementara itu, pemerintah juga diminta untuk lebih tegas dalam menegakkan regulasi yang sudah ada dan menegaskan bahwa penyebaran disinformasi adalah sebuah kejahatan.

Baca juga:  Urus Sertipikat Tanah Mandiri, Ini Syarat Lengkap dari Kementerian ATR/BPN

Lebih lanjut, Azwar menilai bahwa untuk mengurangi disinformasi dan misinformasi di masyarakat, pemerintah perlu melakukan dua hal utama: meningkatkan literasi digital secara masif dan terencana, serta membuat regulasi yang lebih tegas terkait sanksi hukum bagi para pelaku penyebar disinformasi.

(AD/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement