ISLAM – Berdoa merupakan kebiasaan orang muslim dalam berbagai keadaan, termasuk saat turun hujan.
Hujan merupakan salah satu rahmat dari Allah SWT yang patut disyukuri. Ada banyak sekali manfaat yang dirasakan oleh makhluk hidup. Akan tetapi terkadang juga dapat menimbulkan musibah seperti banjir.
Pada zaman Rasulullah SAW pernah terjadi fenomena matahari tidak terlihat selama seminggu akibat hujan. Hujan itu menyebabkan banjir hingga memusnahkan harta benda.
Rasulullah SAW pada saat itu mulai mengangkat tangan dan membaca doa agar hujan reda.
Jika hujan yang turun berpotensi menyebabkan bencana, sesuai dengan nasihat Nabi Muhammad SAW, umat muslim bisa juga mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW.
Dengan membaca doa, ini sama halnya meminta perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT agar terhindar dari keburukan bencana.
Berikut beberapa doa agar hujan reda atau berhenti dalam Bahasa Arab, bacaan Latin, dan Artinya.
Dalam sebuah Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim Nabi Muhammad mengajarkan bacaan ini:
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِوَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allaahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa, allahumma ‘alal aakaami wadh dhiroobi, wa buthuunil audiyati, wa manaabitisy syajarati.
Artinya, “Ya Allah berilah hujan di sekitar kami, dan jangan turunkan kepada kami untuk merusak kami. Ya Allah berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR Bukhari dan Muslim)
Bacaan doa saat hujan ini dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW melalui Ibnu ‘Abbas Radhiallahu ‘Anhuma. Rasulullah SAW mengatakan:



