Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Bahasa Arab, Latin dan Artinya, Rasulullah SAW Mengangkat Kedua Tangan dan Berdoa Agar Hujan Mereda

Pada zaman Rasulullah SAW pernah terjadi fenomena matahari tidak terlihat selama seminggu akibat hujan. Hujan itu menyebabkan banjir hingga memusnahkan harta benda.

Hikmah  

Editor: Redaksi

Foto: Illustrasi berdoa (infotangerang.co.id)
Advertisement

“Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya.”

سُبْحَانَالَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ

Subhanalladzi sabbahat lahu.

Artinya: “Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya.”

Baca juga:  Tak Hanya Umat Islam, Makam Sunan Gunung Jati Cirebon Dikunjungi Peziarah Beragama Buddha dan Konghucu, Ini Sebabnya

Umat muslim disunnahkan untuk membawa doa setelah hujan reda, berikut bacaan doanya:

طِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Muthirnaa bi fadh-lillaahi wa rahmatih

Artinya: “Dicurahkannya hujan ini kepada kami atas karunia dan rahmat Allah,” (HR Bukhari).

Itulah doa agar hujan berhenti yang bisa dibacakan lengkap dengan artinya yang bisa diamalkan umat muslim.

Baca juga:  Wisata Religi Bersejarah di Masjid Pintu Seribu

Follow Video INFO TANGERANG dan Berita infotangerang.co.id di Google News.

(Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement