Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Berjalan Sukses! Seminar Peduli Lingkungan Bebas Sampah Mulai Ajari Komunikasi Lingkungan yang Efektif Kepada Desa Mauk Barat

Program kampanye “Peduli Lingkungan Bebas Sampah” ini diselenggarakan oleh mahasiswa LSPR Institute of Communication and Business Jakarta. Keterlibatan mahasiswa LSPR bertujuan membantu program kampanye “Peduli Lingkungan Bebas Sampah” untuk menyelesaikan masalah lingkungan yang terjadi di Desa Mauk Barat.

Kabupaten Tangerang  

Editor: Redaksi

Desa Mauk Barat mulai gencarkan program kampanye “Peduli Lingkungan Bebas Sampah” pada rangkaian kegiatan pembekalan yang diadakan pada Jumat 16 Juni 2023 di Kantor Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. (Dok. LSPR Communication and Business Institute/infotangerang.co.id)
Advertisement

Penulis Artikel: Mahasiswa LSPR Communication and Business Institute.

KABUPATEN TANGERANG – Desa Mauk Barat mulai gencarkan program kampanye “Peduli Lingkungan Bebas Sampah” pada rangkaian kegiatan pembekalan yang diadakan pada Jumat 16 Juni 2023 di Kantor Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Program kampanye “Peduli Lingkungan Bebas Sampah” ini diselenggarakan oleh mahasiswa LSPR Institute of Communication and Business Jakarta.

Keterlibatan mahasiswa LSPR bertujuan membantu program kampanye “Peduli Lingkungan Bebas Sampah” untuk menyelesaikan masalah lingkungan yang terjadi di Desa Mauk Barat.

Acara yang dilaksanakan berupa seminar dengan mengundang perangkat desa, anggota PKK dan Karang Taruna Desa Mauk Barat, kemudian melibatkan dua orang pembicara yaitu Past Novel Larasaty selaku Ketua Program Studi Public Relations and Digital Communication serta menjadi pembicara bidang spesialis komunikasi, dan Afriza Ni’matus Sa’adah sebagai pembicara spesialis lingkungan dalam acara Seminar Peduli Lingkungan Bebas Sampah.

 

Seminar ini bertujuan untuk membantu memberikan penyuluhan kepada masyarakat Mauk Barat mengenai pentingnya mengatasi masalah sampah dan kebersihan dengan melibatkan seorang ahli di bidang komunikasi dan lingkungan.

Kampanye “Peduli Lingkungan Bebas Sampah” ini dilakukan untuk membantu Desa Mauk Barat yang memiliki beberapa masalah lingkungan, diantaranya menghadapi berbagai masalah sampah dan limbah, termasuk banjir, kondisi jalan yang rusak dan tidak memiliki TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Baca juga:  Rencana PSBB, Pemkab Tangerang Anggarkan Rp 253,8 Miliar

Akibat dari hal tersebut penyaluran bantuan sosial menjadi sering terlambat. Kebersihan di Desa Mauk Barat menjadi salah satu masalah yang paling sering terjadi.

“Untuk masalah yang banyak di desa ini masih seputar kebersihan lingkungan. Penyebab utamanya adalah penyumbatan di tempat pembuangan akhir, sehingga sampah jadi menumpuk, ditambah lagi juga warga masih susah dibilangin kalau soal kebersihan lingkungan,” ujar Syalahudin selaku Operator Desa Mauk Barat pada Kamis 30 Maret lalu.

Tidak hanya itu, Desa Mauk Barat juga pernah mendapat keluhan dari masyarakat setempat mengenai aroma bau yang tidak sedap berasal dari tumpukan sampah yang berserakan di pinggir jalan.

Sampah-sampah tidak hanya dibuang di pinggir jalan, tetapi di saluran irigasi pun dipenuhi tumpukan sampah.

Untuk itu dengan adanya acara “Peduli Lingkungan Bebas Sampah” yang diinisiasi oleh mahasiswa Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR diharapkan masyarakat dan perangkat desa Mauk Barat dapat bekerja sama menyatukan sinergi untuk lebih peduli terhadap lingkungan, dan mengatasi persoalan sampah.

Baca juga:  Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Forum RT RW Kelurahan Salembaran Jaya Giat Bersih-bersih TPU

“Karena masyarakat masih kurang peduli maka dibutuhkan tangan-tangan kreatif salah satunya dari mahasiswa LSPR yang aktif menginisiasi bentuk edukasi nyata melalui seminar pembekalan bagi Desa Mauk Barat,” ucap Past Novel Larasaty selaku pembicara ahli komunikasi di seminar Peduli Lingkungan Bebas Sampah.

Harapannya, seminar ini dapat memberikan manfaat yang berarti, melahirkan langkah-langkah nyata untuk memperbaiki lingkungan hidup, dan menciptakan ide-ide inovatif guna mencapai lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masa depan Desa Mauk Barat yang lebih cerah.

“Acara ini sangat membantu kami, khususnya untuk menambah pengetahuan persoalan komunikasi dan pengelolaan lingkungan yang baik,” kata Arif salah satu anggota Karang Taruna Desa Mauk Barat.

Sebagai informasi, Desa Mauk Barat adalah desa yang terletak di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Desa ini berpenduduk sekitar 5.000 orang yang sebagian besar penduduknya bergerak di bidang pertanian, perikanan, peternakan, industri dan kegiatan terkait.

Artikel selengkapnya di laman berikutnya, Tentang LSPR…

Follow Video INFO TANGERANG dan Google News infotangerang.co.id

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement