“Awalnya kami hanya kelompok pecinta alam yang hobinya naik gunung. Tapi paradigma itu coba kami geser, bahwa kami juga bisa turut berkontribusi pada upaya pemulihan lingkungan yang rusak,” ujarnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Selain mangrove yang telah ditanam, mereka juga menyiapkan bibit pohon untuk penyulaman.
“Jika ada pohon mangrove yang telah ditanam mati, kami bekerjasama dengan Pemdes Kronjo untuk segera menyulamnya,” tandasnya.
Selain komunitas pecinta alam, kegiatan tersebut juga mendapatkan dukungan dari organisasi pers, yaitu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang.
Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin mengacungi jempol kepada semua pihak yang turut mengambil peran untuk memulihkan pesisir pantai Utara Tangerang dari abrasi.
“Kami mendukung penuh upaya pemulihan lingkungan di pesisir pantai Utara Tangerang ini. Semoga ikhtiar kita ini segera membuahkan hasil,” tutur Sangki. (Fan/Red)



