Lanjut Herman, aplikasi tersebut juga untuk menghindari kunjungan yang melebihi kapasitas.
“Selain itu untuk menghindari permohonan kunjungan yang tidak terlayani karena waktu yang bentrok atau permohonan kunjungan yang melebihi kapasitas (overload),” ungkapnya.
Herman berharap, kehadiran aplikasi tersebut juga dapat membantu pemerintah maupun masyarakat.
“Dan tentunya diharapkan akan memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.
Follow Berita infotangerang.co.id di Google News
(Hnd/Rdk)



