“Sekarang kita hanya menunggu alokasi vaksin. Teknis dan pelaksanaannya nanti kita tunggu lebih lanjut,” tambahnya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, membenarkan rencana vaksinasi bagi nakes. Menurut data Kemenkes, sekitar delapan persen kasus campak terjadi pada orang dewasa, meskipun mayoritas masih didominasi balita.
“Dari 10 kasus kematian akibat campak pada 2026, satu di antaranya menimpa usia dewasa 25 tahun. Sisanya balita, namun ada pula kasus anak usia 14 tahun,” jelas Andi.
Dengan prioritas yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang, diharapkan para tenaga medis di garda terdepan segera mendapatkan perlindungan penuh dari penyakit campak.
(AD/Rdk)



