Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


BPSDM Kemendagri dan KAS Jerman Kolaborasi Tingkatkan Digitalisasi Pemerintahan di Era Digital

Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono mengatakan, workshop kolaborasi ini merupakan inisiatif yang bagus dalam rangka meningkatkan transformasi digital di Indonesia. Hal ini sangat penting untuk mempercepat pelayanan serta membangun kepercayaan kepada lembaga. Apalagi pada tahun lalu, BPSDM dan rombongan telah memenuhi undangan KAS Jerman untuk studi strategis ke Berlin dan Dresden mengenai transformasi digital.

Headline  

BPSDM Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Konrad Adenauer Stiftung (KAS) Jerman Perwakilan Indonesia dan Timor Leste berkolaborasi meningkatkan digitalisasi pemerintahan di era digital. (Dok. Puspen Kemendagri/infotangerang.co.id)
Advertisement

Di sisi lain, Country Director KAS Jerman Perwakilan Indonesia dan Timor Leste Dennis Suarsana menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, kemajuan bangsa terkait digitalisasi publik bukanlah pilihan, melainkan keharusan.

“Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar bagi kehidupan manusia, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Indonesia harus beradaptasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Zibaa Indonesia Restoran Ala Timur Tengah Mengusung Konsep Ramah Lingkungan dan Halal

Dennis pun menekankan manfaat digitalisasi administrasi publik. Digitalisasi, kata dia, memungkinkan pelayanan lebih cepat, menghemat waktu dan biaya operasional, serta meningkatkan akuntabilitas, mengurangi peluang korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Selain itu, digitalisasi memungkinkan partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam memantau perkembangan kebijakan pemerintah, menciptakan hubungan erat antara masyarakat dengan pemerintah. Meski begitu, dirinya tidak menafikan pula adanya tantangan yang harus diatasi ke depan.

Baca juga:  Hanya Dalam 2 Hari, Ditjen Dukcapil Selesaikan 960 Dokumen Pengganti Korban Erupsi Gunung Semeru

“Kita harus menghadapi berbagai tantangan seperti infrastruktur yang belum merata, kesenjangan SDM, dan hambatan lainnya. Oleh karena itu, perlu kerja sama sinergis antara pemerintah, swasta, dan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Ard/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement