“Mereka menolak menyerah. Ada yang berstatus single parent, ada yang suaminya sedang sakit atau tidak bekerja, namun mereka tetap bekerja keras demi keluarga,” ungkap Maruarar.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Ayu. Sebagai seorang ART, ia kini berhasil memiliki rumah sendiri, sebuah pencapaian yang sebelumnya dianggap sulit diraih oleh pekerja di sektor domestik.
Program perumahan bersubsidi ini merupakan bagian dari target besar pemerintah untuk memperluas akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui skema FLPP, diharapkan beban biaya cicilan menjadi lebih terjangkau dan tetap stabil.
Pemerintah berkomitmen untuk terus menggencarkan program ini secara nasional guna memastikan setiap warga negara, tanpa memandang jenis pekerjaannya, memiliki kesempatan yang sama untuk menempati hunian yang layak dan sehat.
(AD/Rdk)



