Pada Senin 1 Februari, tim Dukcapil tanggap bencana telah mencetak sebanyak 96.825 Kartu Keluarga (KK), 138 KTP-el, dan 17 Akta Kematian di Kalsel. Sedangkan di Sulbar, tim telah menerbitkan 3.634 KK, 444 KTP-el, dan 87 Akta Kematian.
Jumlah dokumen kependudukan yang terbit tersebut tidak lepas dari kerja keras dan sinerginya kerja sama antara tim dari pusat dan Dinas Dukcapil daerah, khususnya di daerah-daerah yang paling terdampak bencana, seperti Dinas Dukcapil Kabupaten Tanah Laut, Barito Kuala, dan Hulu Sungai Tengah di Kalsel.
Di Sulawesi Barat, korban gempa bumi terkonsentrasi di Kabupaten Mamuju dan Majene. Sehingga tim Dukcapil tanggap bencana dari pusat bersinergi dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.
“Tim bekerja sampai larut malam. Sabtu dan Minggu tim bekerja lembur. Hal itu kami lakukan agar dapat melayani masyarakat dengan cepat,” tutup Zudan. (Dhi/Red)
Source: Puspen Kemendagri.



