Abraham kemudian mengajak seluruh anak muda Banten dan Indonesia untuk menjadikan integritas sebagai gaya hidup. Ia menilai bahwa keberanian untuk bersikap transparan, jujur, dan tegas menolak praktik koruptif harus dimulai sejak dini. “Berani bertanya, berani mengawasi, dan berani menolak ikut-ikutan dalam praktik kotor,” serunya.
Ia menambahkan bahwa perubahan besar dalam pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada aparat hukum, tetapi juga pada peran aktif masyarakat, terutama generasi muda yang menurutnya memiliki energi, visi, dan idealisme lebih segar. “Korupsi hanya bisa dihentikan kalau kita berani jujur. Dan keberanian itu ada pada generasi kita,” ucapnya.
Abraham menegaskan bahwa masa depan Indonesia yang lebih bersih dan cerah hanya bisa terwujud jika seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, bersedia mengambil bagian dalam pengawasan dan edukasi publik terkait korupsi. “Saatnya membangun masa depan yang lebih bersih dan lebih cerah, mulai dari kita, mulai sekarang,” tutupnya.
(Ard/Rdk)



