Hasil pemantauan menunjukkan hilal telah melampaui kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura), yakni tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Keputusan ini juga disinkronkan dengan metode hisab matematis dan astronomis.
Sebelumnya, Muhammadiyah melalui metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) juga menetapkan Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, dengan Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026, dan awal Zulhijah pada Senin, 18 Mei 2026. Penetapan Muhammadiyah menggunakan prinsip keterlihatan hilal secara global tanpa batasan wilayah negara.
Masyarakat diimbau mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Adha serta mematuhi standar keamanan pengolahan daging kurban sebagaimana diingatkan Kementerian Kesehatan.
AD/rdk)



