Sugandi menyebut, pihaknya berharap tidak ada lagi peserta BPJS yang ditolak atau tidak terlayani di setiap fasilitas kesehatan (faskes).
“Kami juga berharap ke depan tidak ada lagi masyarakat atau pekerja yang menjadi peserta BPJS Kesehatan ditolak di RS atau tidak mendapat pelayanan khususnya terkait dengan angkahnya ICU dan lain sebagainya. Jadi berharap pemerintah untuk memperhatikan hal ini,” jelasnya.
Sugandi menambahkan, pihaknya siap membantu dan mengadvokasi masyarakat yang menjadi peserta BPJS untuk mendapatkan hak-haknya. Masyarakat pun bisa Langsung menghubungi BPJS WATCH Tangerang yang sudah tersebar di semua organisasi serikat pekerja yang ada di perusahaan se-Tangerang Raya.
“Ya karena pada dasarnya kami ini relawan kemanusiaan, jadi kami itu punya motto fastabiqul khoirunas. Mudah-mudahan dapat doa dari anak yatim untuk tetap bisa membantu masyarakat pekerja,” ujarnya. (Fan/Red)



