“Kalau dia mampu jadi pemenang, sesuaian dokumen, tes, dan uji sebagainya kita transparan. Misalnya situ yang layak ya kita usung yang layak,” katanya.
“Sebetulnya itukan di bawah Rp 100 juta bisa aja kita PL, misalnya langsung tunjuk gak lelang. Berhubung ini Jabodetabek ya rawan pengaduan lah. Makanya dokumennya kita persiapkan dari segi penilaian kita tertulis semua,” jelas Ahmad.
Dia menyebut, pada Selasa 20 November 2022 ada tujuh peserta atau lembaga bantuan hukum (LBH) yang ikut serta dalam tender tersebut.
“Kemarin sih sekitar jam 10an jumlahnya ada 7 peserta, tapi sekarang belum tau berapa, belum ada komunikasi lagi sama pejabat pengadaan,” pungkasnya.
(Rdk)
Advertisement
Scroll to Continue With Content



