Pihak kepolisian bahkan menyiapkan skenario penutupan total arus kendaraan dari dua arah jika situasi di lapangan memburuk. Masyarakat dilarang keras mendekati titik koordinat ledakan karena risiko radiasi panas dan potensi bahaya gas.
“Kami imbau masyarakat yang melintas ke arah Jambi atau sebaliknya agar istirahat dulu menunggu situasi kondusif,” tambah Kapolres.
Beruntung, meski ledakan ini tergolong besar, data sementara menunjukkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Jarak pipa gas yang berada sekitar 500 meter dari permukiman terdekat menjadi faktor kunci minimnya dampak langsung terhadap warga desa.
Hingga laporan terakhir diterima, situasi di lokasi terpantau terkendali. Petugas kepolisian dan teknisi perusahaan tetap bersiaga di lokasi di bawah guyuran hujan, memastikan proses pemadaman sisa gas berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
(AD/Rdk)



