Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), turut menyambut baik pelaksanaan Rakor ini sebagai momentum penting memperkuat komitmen keadilan agraria.
Menko AHY menyebut perjuangan melawan mafia tanah sebagai perjalanan panjang yang menuntut sinergi erat antar pemangku kepentingan. “Saya terus bersinergi dan berkolaborasi dengan ATR/BPN serta pihak lainnya, termasuk mengampanyekan aksi-aksi melawan mafia tanah,” ujarnya.
Dalam menghadapi evolusi kejahatan ini, Menko AHY menggarisbawahi tiga prinsip kunci yang harus dipegang teguh oleh Satgas Anti-Mafia Tanah:
- Adaptif: Karena mafia tanah kini semakin cerdas dan canggih dalam memanfaatkan teknologi dan jaringan.
- Tangguh: Anggota Satgas tidak boleh tergoda dan tidak boleh menjadi backing atau pelindung bagi mafia.
- Responsif: Setiap laporan masyarakat harus ditangani dengan cepat, tepat, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
(AD/Rdk)
Advertisement
Scroll to Continue With Content



