Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Mafia Tanah Makin Kompleks, Menteri ATR/BPN Tuntut Ketegasan APH dan Integritas Pegawai

Berita  

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid saat memberikan arahan dihadapan jajaran kementerian pertanahan.
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), turut menyambut baik pelaksanaan Rakor ini sebagai momentum penting memperkuat komitmen keadilan agraria.

Menko AHY menyebut perjuangan melawan mafia tanah sebagai perjalanan panjang yang menuntut sinergi erat antar pemangku kepentingan. “Saya terus bersinergi dan berkolaborasi dengan ATR/BPN serta pihak lainnya, termasuk mengampanyekan aksi-aksi melawan mafia tanah,” ujarnya.

Baca juga:  Gandeng Ormas Keagamaan, Menteri Nusron: "Keroyok" Sertipikasi Tanah Wakaf di Banten

Dalam menghadapi evolusi kejahatan ini, Menko AHY menggarisbawahi tiga prinsip kunci yang harus dipegang teguh oleh Satgas Anti-Mafia Tanah:

  • Adaptif: Karena mafia tanah kini semakin cerdas dan canggih dalam memanfaatkan teknologi dan jaringan.
  • Tangguh: Anggota Satgas tidak boleh tergoda dan tidak boleh menjadi backing atau pelindung bagi mafia.
  • Responsif: Setiap laporan masyarakat harus ditangani dengan cepat, tepat, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Baca juga:  Operasi Zebra di Tigaraksa: Utamakan Edukasi, 53 Pengendara Diberi Teguran

(AD/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement