Muhaimin juga mengingatkan bahwa inflasi daerah memiliki korelasi langsung dengan peningkatan angka kemiskinan. “Provinsi yang inflasinya meningkat maka garis kemiskinan juga meningkat,” ungkapnya. Oleh karena itu, pengendalian inflasi menjadi bagian integral dari strategi pengentasan kemiskinan.
Strategi penanggulangan yang diusungnya pun tidak hanya terpaku pada bantuan sosial, melainkan berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Ia menjabarkan tiga pilar utama: mengurangi beban pengeluaran dasar melalui jaminan dan bantuan sosial, meningkatkan pendapatan dengan memperluas akses pekerjaan, serta menekan jumlah kantong-kantong kemiskinan melalui perbaikan hunian dan infrastruktur dasar.
Dengan sinergi data, identifikasi masalah yang tepat, dan strategi pemberdayaan yang komprehensif, pemerintah berharap upaya penghapusan kemiskinan ekstrem dapat segera mencapai target. Langkah ini bukan hanya tentang membagikan bantuan, tetapi juga membangun kemandirian dan masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia.
(AD/Rdk)



