Masih kata Ahmad Muhrim, pasar murah digelar karena kelangkaan minyak goreng yang terjadi di wilayah Kecamatan Teluknaga.
“Operasi pasar Desa Pangkalan kami gelar dalam rangka kelangkaan minyak yang terjadi di wilayah kami. Untuk menebus minyak tersebut cukup dengan membawa KK atau KTP saja,” jelasnya.
“Kita serahkan kepada koordinator penerima minyak goreng, staf yang kita tugaskan untuk mengatur ibu-ibu untuk menebus minyak goreng. Untuk menghindari kerumunan kita pakai nomer antrian. Hal ini untuk memenuhi permintaan ibu-ibu,” ujar Ahmad Muhrim.
(Jar/Fan)
Advertisement
Scroll to Continue With Content



