Meskipun pembatasan plat nomor ditiadakan, Dishub tetap mengantisipasi potensi kemacetan dengan skema rekayasa lalu lintas situasional. Fokus utama pengamanan akan dipusatkan pada titik-titik rawan macet dan destinasi wisata populer seperti:
- Ragunan, Monas, dan Ancol.
- Kawasan Kota Tua dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
- Pantai Indah Kapuk (PIK) dan Setu Babakan.
Syafrin menekankan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengalihan arus jika terjadi kepadatan yang signifikan.
Kesiapan Armada Transportasi Masif
Untuk menjamin kenyamanan penumpang, Pemprov DKI menyiagakan ribuan armada dan personel yang mencakup jalur darat, rel, hingga laut:
- Bus Darat: 2.446 Unit Bus – Dioperasikan oleh 248 Perusahaan Otobus (PO).
- Kereta Api: 77 Perjalanan – Tambahan 16 perjalanan dari jadwal normal (61 perjalanan).
- Angkutan Laut: 33 Unit Kapal – Melayani 11 pelabuhan, termasuk akses ke Kepulauan Seribu.
- Personel: 2.750 Petugas – Disiagakan di seluruh titik strategis darat dan laut.
Khusus untuk layanan kereta api, lima stasiun utama yaitu Gambir, Senen, Tanah Abang, Manggarai, dan Jatinegara akan menjadi titik fokus pelayanan keberangkatan maupun kedatangan penumpang.
Dishub DKI mengimbau para pengendara untuk tetap disiplin dan mematuhi rambu lalu lintas meskipun aturan ganjil-genap sedang tidak berlaku. Masyarakat diharapkan merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari puncak kepadatan di jalur-jalur utama menuju lokasi wisata.
(AD/Rdk)



